Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Rawang Kao Barat melalui pemanfaatan potensi lokal berupa daun kelor (Moringa oleifera) yang diolah menjadi produk teh herbal bernilai ekonomi. Selama ini, daun kelor hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan rumah tangga dan belum dikembangkan sebagai produk olahan yang memiliki nilai tambah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis pengolahan teh daun kelor, sosialisasi pengemasan dan pemasaran produk, serta pendampingan usaha yang melibatkan 25 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga. Metode evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi langsung selama kegiatan, wawancara dengan peserta, serta pengisian angket untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan minat berwirausaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memproduksi teh daun kelor yang higienis dan layak konsumsi. Sebanyak 45% peserta telah mampu memproduksi teh kelor secara mandiri, dan 10% di antaranya mulai mengembangkan produksi untuk konsumsi rumah tangga dan penjualan skala kecil. Luaran utama dari kegiatan ini meliputi produk teh daun kelor, kemasan sederhana produk, serta terbentuknya kelompok usaha kecil berbasis potensi lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi kewirausahaan dan berpotensi.
Copyrights © 2026