SMA Negeri 1 Kampar menghadapi kerentanan tinggi terhadap abrasi dan banjir akibat lokasi geografis di tepi sungai serta permasalahan pengelolaan sampah yang belum memadai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap mitigasi bencana banjir. Metode kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana dengan menerapkan pendekatan "Kenali, Siapkan, dan Lindungi" yang melibatkan BPBD Kampar dan siswa kelas IX. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra secara signifikan, yang ditandai dengan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi risiko, memahami prosedur evakuasi, serta mempraktikkan langkah mitigasi preventif melalui pengelolaan sampah. Kegiatan ini berimplikasi pada terbentuknya budaya sadar bencana di lingkungan sekolah dan menjadi inisiasi awal menuju Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026