Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA TRADISIONAL DI DESA JULAH KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG-BALI Luh Mulyani; Luh Deni Sri Wahyuni; Ni Wayan Ayuk Suantari; Nabila Safitri; Kadek Arik Arminiasih; Komang Ariati
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jinah.v8i1.19863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengnvestigasi partisipasi masyarakat Desa Julah dalam pembangunan dan peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Julah. Penelitian dilakukan dengan menerapkan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat di Desa Julah dalam pembangunan sudah mulai meningkat walaupun masih sedikit. Masyarakat Desa Julah masih ada yang belum merasa memiliki tanggungjawab untuk sama-sama memajukan desa. Dimana sebuah desa akan dapat maju apabila ada partisipasi dari masyarakat. Sementara itu, ditemukan bahwa Kepala Desa Julah yang telah menjabat selama satu tahun telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk memajukan desa dan meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat desa Julah dalam pembangunan. Selama ini, Kepala Desa telah berusaha untuk mengakomodir setiap saran dari masyarakat hanya saja belum secara merata.
Pemikiran Reformis Rashid Rida dan Muhammad Abduh: Analisis Komparatif Dua Tokoh Pembaharuan Islam Modern dalam Pendidikan Islam di Indonesia Nur Mufidah; Rasmansyah Rasmansyah; Rina Setyaningsih; Jihan Azzahra; Nabila Safitri; Gentam Gemuruh
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v4i2.5328

Abstract

This research examines two major figures of modern Islamic reformism, Muhammad Abduh and Rashid Ridha, and how their thoughts shaped the face of Islamic education in Indonesia. Through qualitative research with a historical-comparative approach, We found that while both men shared a vision of reform, their views on modernity were very different. Abduh tended to be more open in accepting Western progress while still maintaining Islamic values, while Ridha was more cautious and prioritised purifying Islamic teachings from outside influences. These two schools of thought then coloured the journey of Indonesian Islamic organisations such as Muhammadiyah and Persis, which still feel their impact today. This research suggests the need for a synthesis of the two approaches in developing Islamic education that is authentic yet responsive to the challenges of the times.
Sosialisasi Mitigasi Banjir Berbasis Pendekatan “Kenali, Siapkan dan Lindungi” di SMA Negeri 1 Kampar Fitry Erlin; Edi Pribady; Fayracinta Juwi Andini; Ricko Silahul Mukmin; Nabila Safitri
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1984

Abstract

SMA Negeri 1 Kampar menghadapi kerentanan tinggi terhadap abrasi dan banjir akibat lokasi geografis di tepi sungai serta permasalahan pengelolaan sampah yang belum memadai. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap mitigasi bencana banjir. Metode kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana dengan menerapkan pendekatan "Kenali, Siapkan, dan Lindungi" yang melibatkan BPBD Kampar dan siswa kelas IX. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra secara signifikan, yang ditandai dengan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi risiko, memahami prosedur evakuasi, serta mempraktikkan langkah mitigasi preventif melalui pengelolaan sampah. Kegiatan ini berimplikasi pada terbentuknya budaya sadar bencana di lingkungan sekolah dan menjadi inisiasi awal menuju Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang berkelanjutan.