Keraton Kesultanan Ternate merupakan warisan budaya Maluku Utara yang rentan terhadap kerusakan fisik, sementara dokumentasi konvensional dinilai belum mampu menyajikan representasi bangunan secara menyeluruh dan interaktif. Penelitian ini merancang dokumentasi digital Keraton dalam bentuk model tiga dimensi (3D) menggunakan metode photogrammetry berbasis Structure from Motion (SfM) yang diintegrasikan ke dalam lingkungan Virtual Reality (VR) melalui arsitektur sistem tiga lapisan (Business–Application–Technology). Metodologi mencakup akuisisi citra multi-sudut, pemrosesan SfM (Align Photos, Dense Cloud, Mesh, Texture) menggunakan Agisoft Metashape, optimasi model via Blender, hingga integrasi navigasi imersif berbasis Unity. Hasil rancangan degan validasi lapangan, menunjukkan bahwa pendekatan ini layak untuk menghasilkan representasi digital Keraton yang akurat, aksesibel, dan edukatif tanpa keterbatasan akses fisik, sekaligus menjadi arsip permanen untuk mendukung pelestarian warisan budaya lokal di era digital.Kata Kunci: Photogrammetry, Structure from Motion, Model 3D, Virtual Reality, Pelestarian Budaya.
Copyrights © 2026