PT. XYZ Jobsite ABC merupakan perusahan tambang batubara di Kalimantan Tengah yang kegiatan penambangannya dilakukan dengan metode Open Pit dan proses peledakan. Namun, hasil fragmentasi belum optimal karena masih di bawah target perusahaan (70-80% berukuran ≤ 50 cm), sehingga berdampak pada efisiensi kegiatan pemuatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis geometri peledakan terhadap hasil fragmentasi aktual dan memberikan rekomendasi geometri peledakan yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan fragmentasi aktual pada claystone, siltstone dan sandstone belum sepenuhnya memenuhi target perusahaan. Fragmentasi peledakan masih terdapat persentase di bawah target yaitu claystone 67,82%, siltstone 61,73% & 67,54%, dan sandstone 47,17% & 62,42%. Perhitungan ICI-Explosives direkomendasikan geometri peledakan sebagai berikut: untuk claystone dan siltstone adalah Burden (B): 6,5 m, Spasi (S): 7,5 m, Kedalaman lubang ledak (L): 7 m, stemming (T): 3,4 m, subdrilling (J): 0,5 m, Kolom isian (PC): 3,6 m, Loading density (de): 27 kg/m, Powder factor (PF): 0,30 kg/m3, prediksi lolos ≤ 50 cm sebesar 70,71% dan 70,00%. Sedangkan sandstone adalah Burden (B): 6 m, Spasi (S): 7 m, Kedalaman lubang ledak (L): 7 m, stemming (T): 3,4 m, subdrilling (J): 0,5 m, Kolom isian (PC): 3,6 m, Loading density (de): 27 kg/m, Powder factor (PF): 0,35 kg/m3, prediksi lolos ≤ 50 cm sebesar 72,83%.
Copyrights © 2025