Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-regulation terhadap motivasi belajar siswa dalam pelaksanaan full day school di kelas XI Kuliner SMK Negeri 1 Pasaman. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain ex post facto dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 63 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-regulation siswa berada pada kategori baik dengan TCR sebesar 72%, sedangkan motivasi belajar berada pada kategori baik dengan TCR sebesar 79%. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa self-regulation berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan kontribusi sebesar 42%. Dengan demikian, semakin baik kemampuan pengaturan diri siswa, maka semakin tinggi motivasi belajar yang dimiliki.
Copyrights © 2026