Pada tahun 2024 sektor konstruksi tercatat sebagai penyumbang lebih dari 4000 kasus kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja dapat disebabkan berbagai faktor salah satunya kelelahan kerja. Penelitian ini menganalisis pengaruh beban kerja fisik %CVL), stres kerja (PSS), masa kerja, dan waktu kerja terhadap kelelahan kerja (FAS) pekerja hot work pada sektor konstruksi baja. Pendekatan dalam penelitian menggunakan metode cross sectional study dan penelitian bersifat kuantitatif, dengan jumlah sampel seluruh pekerja hot work 40 orang (total sampling). Uji statistik terhadap data dilakukan menggunakan software SPSS dan metode uji regresi logistik ordinal untuk mengetahui pengaruh antara tiap variabel indepenen terhadap variabel dependen. Hasil dari penelitian adalah variabel independen tidak berpengaruh secara serentak terhadap variabel dependen. Untuk uji pengaruh secara individu diketahui bahwa beban kerja fisik (p-value 0,000) dan stres kerja (p-value 0,001) berpengaruh terhadap kelelahan kerja. Disarankan untuk melakukan pengaturan waktu kerja melalu program coffee break, penjadwalan libur dan lembur, serta pembagian tugas sesuai dengan kompetensi pekerja.
Copyrights © 2026