Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

HUMAN RELIABILITY ANALYSIS DENGAN PENDEKATAN COGNITIVE RELIABILITY AND ERROR ANALYSIS METHOD (CREAM) Maulida, Zahirah Alifia; Santiasih, Indri; Handoko, Lukman
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 10, No. 1, Januari 2015
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.625 KB) | DOI: 10.12777/jati.10.1.1-6

Abstract

Kecelakaan kerja pada bidang grinding dan welding menempati urutan tertinggi selama lima tahun terakhir di PT. X. Kecelakaan ini disebabkan oleh human error. Human error terjadi karena pengaruh lingkungan kerja fisik dan non fisik.Penelitian kali menggunakan skenario untuk memprediksi serta mengurangi kemungkinan terjadinya error pada manusia dengan pendekatan CREAM (Cognitive Reliability and Error Analysis Method). CREAM adalah salah satu metode human reliability analysis yang berfungsi untuk mendapatkan nilai Cognitive Failure Probability (CFP) yang dapat dilakukan dengan dua cara yaitu basic method dan extended method. Pada basic method hanya akan didapatkan nilai failure probabailty secara umum, sedangkan untuk extended method akan didapatkan CFP untuk setiap task. Hasil penelitian menunjukkan faktor- faktor yang mempengaruhi timbulnya error pada pekerjaan grinding dan welding adalah kecukupan organisasi, kecukupan dari Man Machine Interface (MMI) & dukungan operasional, ketersediaan prosedur/ perencanaan, serta kecukupan pelatihan dan pengalaman. Aspek kognitif pada pekerjaan grinding yang memiliki nilai error paling tinggi adalah planning dengan nilai CFP 0.3 dan pada pekerjaan welding yaitu aspek kognitif execution dengan nilai CFP 0.18. Sebagai upaya untuk mengurangi nilai error kognitif pada pekerjaan grinding dan welding rekomendasi yang diberikan adalah memberikan training secara rutin, work instrucstion yang lebih rinci dan memberikan sosialisasi alat. Kata kunci: CREAM (cognitive reliability and error analysis method), HRA (human reliability analysis), cognitive error Abstract The accidents in grinding and welding sectors were the highest cases over the last five years in PT. X and it caused by human error. Human error occurs due to the influence of working environment both physically and non-physically. This study will implement an approaching scenario called CREAM (Cognitive Reliability and Error Analysis Method). CREAM is one of human reliability analysis methods which purposely employed to gain a Cognitive Failure Probability (CFP) value which can be conducted with basic and extended method. An application of basic method will result a general value of failure probability whereas a more specific CFP value for every task will be resulted when the extended method is utilized. This study showed that numbers of factors that shall be applied to mitigate error on grinding and welding sector are application of; adequacy of organization, adequacy of Man Machine Interface (MMI) & operational support, availability of procedure /plans and adequacy of training and preparation. This study exhibites that planning has the highest erroneous value of cognitive aspect on grinding task (by CFP value of 0.3). Furthermore, CFP value of 0.18 of cognitive aspect is shown for execution on welding task. To summarize, this study suggests numerous method to trim cognitive erroneous value on grinding and welding work, which are by committing a periodical training, applying more detail work instruction and giving education to operate the equipment. Keywords: CREAM (cognitive reliability and error analysis method), HRA (human reliability analysis), cognitive error
Penilaian Postur Kerja Menggunakan Rapid Entire Body Assessment dan Perancangan Fasilitas Kerja pada Stasiun Kerja Press di Perusahaan Coco fiber Widiana, Dika Rahayu; Ramana, Indra Adi; Handoko, Lukman
Jurnal IPTEK Vol 25, No 1 (2021): May
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2021.v25i1.1157

Abstract

Press coco fiber merupakan proses cetak serat-serat hasil uraian sabut kelapa dengan beberapa tahap aktivitas kegiatan manual handling. Kegiatan manual handling dilakukan selama 8 jam secara berulang-ulang, hal ini dapat menyebabkan penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs). Oleh sebab itu, kuesioner Nordic Body Map  digunakan untuk mengetahui tingkat keparahan pekerja terhadap penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs).  Berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map sebanyak 12 orang, menunjukkan bahwa sebanyak 8% pekerja mengalami tingkat risiko muskuloskeletal rendah, 33% pekerja mengalami tingkat risiko muskuloskeletal menengah, dan sebanyak 59% pekerja mengalami tingkat risiko muskuloskeletal yang tinggi. Analisis metode Rapid Entire Body Asssessment (REBA) menunjukkan pada aktivitas memasukkan coco fiber ke dalam mesin press memiliki nilai 11 termasuk ke dalam sangat tinggi dan diperlukan adanya tindakan segera mungkin. Analisis metode Recommended Weight Limit (RWL) dan Composite Lifting Index (CLI) untuk pekerjaan multi task menunjukkan nilai CLI  dikategorikan risiko tinggi karena 3, akan menyebabkan stress fisik bagi pekerja. Setelah perbaikan, skor REBA pada aktivitas memasukkan cocofiber ke dalam mesin press mengalami penurunan menjadi 3 dengan tingkat risiko rendah.
Penilaian Postur Kerja Menggunakan Rapid Entire Body Assessment dan Perancangan Fasilitas Kerja pada Stasiun Kerja Press di Perusahaan Coco fiber Dika Rahayu Widiana; Indra Adi Ramana; Lukman Handoko
Jurnal IPTEK Vol 25, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2021.v25i1.1157

Abstract

Press coco fiber merupakan proses cetak serat-serat hasil uraian sabut kelapa dengan beberapa tahap aktivitas kegiatan manual handling. Kegiatan manual handling dilakukan selama 8 jam secara berulang-ulang, hal ini dapat menyebabkan penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs). Oleh sebab itu, kuesioner Nordic Body Map  digunakan untuk mengetahui tingkat keparahan pekerja terhadap penyakit Musculoskeletal Disorders (MSDs).  Berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map sebanyak 12 orang, menunjukkan bahwa sebanyak 8% pekerja mengalami tingkat risiko muskuloskeletal rendah, 33% pekerja mengalami tingkat risiko muskuloskeletal menengah, dan sebanyak 59% pekerja mengalami tingkat risiko muskuloskeletal yang tinggi. Analisis metode Rapid Entire Body Asssessment (REBA) menunjukkan pada aktivitas memasukkan coco fiber ke dalam mesin press memiliki nilai 11 termasuk ke dalam sangat tinggi dan diperlukan adanya tindakan segera mungkin. Analisis metode Recommended Weight Limit (RWL) dan Composite Lifting Index (CLI) untuk pekerjaan multi task menunjukkan nilai CLI  dikategorikan risiko tinggi karena 3, akan menyebabkan stress fisik bagi pekerja. Setelah perbaikan, skor REBA pada aktivitas memasukkan cocofiber ke dalam mesin press mengalami penurunan menjadi 3 dengan tingkat risiko rendah.
Pengenalan Budaya Keselamatan Kerja dalam Kegiatan Melaut Nelayan Desa Kalibuntu Probolinggo untuk Meningkatkan Keselamatan Bekerja Haidar Natsir Amrulloh; Mades Darul Khairansyah; Lukman Handoko; Mohammad Basuki Rahmat; Nur Wakhidatur Rochmawati; Sindy Yurisma Sheila
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 8 No. 2 (2022): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v8i2.93-99

Abstract

Aktifitas nelayan penangkap ikan di desa Kalibuntu, Probolinggo berisiko tinggi mengalami kecelakaan kerja yang disebabkan oleh usia perahu, cuaca, dan ombak. Untuk meningkatkan produktivitas nelayan sangat perlu diterapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Berdasarkan hasil prosentasi survei pada tanggal 20 Maret 2021 kepada 12 ketua kelompok nelayan dengan anggota berjumlah 175 orang di desa Kalibuntu terdapat 58.3% nelayan yang tidak memahami tentang budaya K3, 83.3% nelayan menganggap bahwa perlengkapan keselamatan saat melaut itu penting, 58,3% tidak membawa perlengkapan keselamatan, 58,3% saat melaut nelayan pernah mengalami kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja seringkali tidak bisa di prediksi, membuat nelayan harus mengetahui prosedur keselamatan ketika bekerja. Sehingga diadakanlah pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan pentingnya budaya K3 yang dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja saat melaut. Kegiatan Pengabdian ini ditekankan pada kegiatan workshop mengenai budaya K3 mengingat keluhan para nelayan.  Hasil pengabdian yang telah diadakan sebesar 90% masyarakat telah memahami serta menyadari pentingnya budaya K3 dan pentingnya membawa perlengkapan keselamatan saat melaut.
Sosialisasi Dampak Perubahan Iklim terhadap Eksistensi Sumberdaya Perikanan Pulau-pulau Kecil Bagi Masyarakat Nelayan Maluku Tengah Sara Haumahu; Prulley Annette Uneputty; Lukman Handoko; Irma Kesaulya; Maureen Alice Tuapattinaja
Open Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.497 KB) | DOI: 10.33292/ocsj.v2i1.23

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas sekitar 9 juta km2 dan memiliki jumlah pulau sekitar 17.500 pulau. Panjang garis pantai sekitar 95.181 km. Kondisi ini menyebabkan Indonesia tidak luput dari dampak perubahan iklim. Kenaikan muka air laut, peningkatan keasaman laut, kerusakan hutan mangrove akan berpengaruh terhadap produksi sumberdaya perikanan di pulau-pulau kecil di Indonesia. Pemahaman masyarakat nelayan yang menghuni pesisir pulau-pulau kecil khususnya nelayan di negeri Oma, Maluku Tengah tentang dampak perubahan iklim terhadap eksistensi sumberdaya perikanan masih sangat terbatas. Oleh karena itu, tim pengabdian Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura, Ambon perlu memberikan sosialisasi tentang hal ini kepada masyarakat nelayan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat nelayan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan praktis tentang perubahan iklim dan dampaknya bagi ekosistem pesisir dan eksistensi sumberdaya perikanan di pulau-pulau kecil bagi masyarakat nelayan di Negeri Oma, Maluku Tengah. Metode pengabdian yang dilakukan adalah ceramah, dialog interaktif dan pengisian kuisioner sebelum dan setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa antusiasme dari peserta kegiatan sangat tinggi dan ada peningkatan pemahaman peserta kegiatan tentang materi yang disampaikan dari 21,82% menjadi 81,21%. Peserta kegiatan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan ada peningkatan pemahaman masyarakat tentang dampak perubahan iklim bagi ketersediaan sumberdaya perikanan serta komitmen untuk mengatasi dampak perubahan iklim.
Pengaruh Safety Leadership terhadap Safety Behaviour di Industri Manufaktur Perkeretaapian Melia Chandra Millana; Lukman Handoko; Farizi Rachman; Novita Anggraini
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v2i1.4

Abstract

The railroad manufacturing industry continues improving all aspects to support business processes. The increase that occurred was accompanied by an increase in work accidents as well. By changing the mindset of individuals into a new paradigm that is focused on safety behavior, it is able to improve the OHS culture. Through implementing and improving safety behavior, it is hoped that it will be able to form K3 cultured workers. This study aims to analyze the effect of safety leadership (safety motivation, safety concern, and safety policy) on safety behavior (safety compliance and safety participation). The measurement instrument for this study was to use a questionnaire with a total of 128 workers as respondents. The research questionnaire uses a Likert scale of 1 (strongly disagree) – 4 (strongly agree). The results of the primary data were then processed and analyzed using multiple linear regression methods with the help of statistical data processing software. Before carrying out multiple linear regression analysis, validity and reliability tests were carried out using a random sample of 50 respondents. After it was found that the instrument was valid and reliable, then multiple linear regression was performed starting with the classical assumption test, simultaneous significance test (F test), and individual parameter significance test (T test). Furthermore, the results of multiple linear regression analysis showed that all variables from safety leadership have an effect on safety compliance. Based on the data, the p-value results were obtained for safety motivation (0.047), safety concern (0.000), dan safety policy (0.000). Meanwhile, there are only two variables from safety leadership that influence safety participation, with p-values on safety motivation (0.043), safety concern (0.002), dan safety policy (0.000).
Pengukuran Iklim Keselamatan Dan Perilaku Keselamatan Di Perusahaan Jasa Bongkar Muat Estianda Putri Meita Sari; Lukman Handoko; Ponti Almas Karamina
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v2i1.5

Abstract

Occupational safety is one of the main factors that must be considered by companies when maintaining the welfare of the workforce. Safety climate refers to the degree of collaboration between individuals and organizations, reflecting the temporary state of affairs in safety culture. Safety behavior involves the planned application of psychological principles regarding human behavior to safety issues in the work environment. The purpose of this study is to measure the extent to which safety climate and safety behavior are implemented in the company environment. This research method involves the use of a questionnaire given to lift and transport operators in companies engaged in loading and unloading services. This questionnaire is based on the Nordic Safety Climate Questionnaire and consists of seven dimensions with a total of 50 questions. Safety Observation Checklist is an observation method used in the industrial sector. This method is used to observe worker safety behavior in several main aspects and several other instruments. All observation items are translated into 7 statement items contained in an observation sheet called the Safety Observation Checklist. Based on the results of the safety climate analysis for lift operators in loading and unloading service companies, there is a low value when compared to the values in other dimensions. There are three dimensions that have the lowest score where the score is less than 2.70. As for the assessment of safety behavior using the observation method that has been carried out, there is a value that is said to be low.
SOSIALISASI PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN MITIGASI BENCANA DI DESA PULOREJO, MOJOKERTO Imah Luluk Kusminah; Mades Darul Khairansyah; Arief Subekti; Mey Rohmadhani; Lukman Handoko; Wibowo Arninputranto; Agung Nugroho; Egyt Yusuf Hidayat; Dewi Rizqi Maimunah; Alma Lia Hakim; Mochammad Syamzidan Rabani
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v7i1.8

Abstract

Kondisi geografis, demografis, sosiologis, dan klimatologis membuat negara Indonesia rawan terhadap berbagai tipe bencana (alam, non alam, dan sosial). Terdapat sekitar 961 bencana alam terjadi di Indonesia hingga bulan Juli 2023, Salah satu bencana alam yang sering terjadi pada penduduk Indonesia yaitu banjir dan kebakaran. Desa Pulorejo, Kabupaten Mojokerto termasuk salah satu kawasan rawan bencana banjir yang disebabkan oleh meluap nya sungai dan kurangnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan. Selain itu, beberapa tahun silam pernah terjadi kebakaran lahan maupun kebakaran rumah salah satu rumah warga.Hal ini menjadi polemik untuk memberikan solusi terhadap warga demi meminimalisir kerugian besar dari bencana yang sering terjadi. Untuk itu, diadakan pelatihan pemadaman kebakaran serta sosialisasi penanggulangan kebakaran, mitigasi bencana, serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) kepada warga Desa Pulorejo. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga dalam menghadapi maupun mengurangi risiko atau dampak yang ditimbulkan oleh bencana khususnya banjir dan kebakaran. Program pelatihan dan sosialisasi telah dilakukan oleh tim dan beberapa mahasiswa yang mendampingi secara langsung. Luaran yang telah dihasilkan ialah publikasi di media massa elektronik, keterlibatan mahasiswa saat acara berlangsung, dan serah terima alat dengan mitra.
SOSIALISASI PENGGUNAAN LIFE JACKET DAN PENGGUNAAN P3K KEPADA KELOMPOK NELAYAN DESA KALIBUNTU PROBOLINGGO Haidar Natsir Amrullah; Mades Darul Khairansyah; Tarikh Azis Ramadani; Priyambodo Nur Ardi Nugroho; , Lukman Handoko; Mohamad Hakam@ppns.ac.id; Fais Hamzah; , Projek Priyonggo Sumangun; I Putu Sindhu Asmara; Adi Wirawan Husodo; Reza Fardiyan As’ad; Adelia Tanti Ramadhani
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v4i1.1539

Abstract

Desa kalibuntu probolinggo merupakan salah satu desa yang berada di pesisir pantai, sehingga kebanyakan dari masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Profesi sebagai nelayan memiliki resiko tinggi untuk mengalami kecelakaan kerja yang disebabkan oleh perubahan cuaca dan ombak yang tidak menentu, serta kondisi perahu. Berdasarkan survey yang dilakukan pada 20 Maret 2001 kepada 12 ketua kelompok nelayan dengan anggota berjumlah 175 didapatkan hasil bahwa 58,3% nelayan pernah mengalami kecelakaan kerja, 58,3% tidak membawa perlengkapan keselamatan melaut seperti life jacket. Maka dari itu diadaknnyalah pengabdian ini untuk meningkatkan kesadaran nelayan akan budaya K3 saat melaut, serta pelatihan cara penggunaan p3k dan life jacket. Hasil pengabdian yang telah diadakan sebesar 90% masyarakat telah memahami serta menyadari pentingnya budaya K3 dan pentingnya membawa perlengkapan keselamatan saat melaut.
MENJADI KAMPUNG MANDIRI DENGAN MENGEMBANGKAN BUDIDAYA SAYURAN HIDROPONIK Edy Setiawan; I Made Kastiawan; Totok Yulianto; Lukman Handoko; Anda Iviana Juniani; Fajar Astuti Hermawati; Galih Anindita; Edy Prasetyo Hidayat; Muhammad Ari; Wiediartini Wiediartini
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i1.2381

Abstract

Program nasional gerakan menanam tanaman di lahan kosong dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan, kemandirian pangan dan kedaulatan pangan sudah dicanangkan sejak 2015 dan setiap warga dilingkungan masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Masyarakat di lingkungan RT.06 RW.02 Perumahan Sukolilo Park Regency dapat melaksanakan program tersebut demi mewujudkan ketahanan pangan, kamandirian dan kedaulatan pangan. Beberapa permasalahan yang dihadapi saat ini adalah pemanfaatan lahan kosong jarang ada perhatian sehingga banyak ditumbuhi rumput, semak belukar yang menjadi tidak indah untuk dipandang bahkan sayang jika tidak bisa memberikan manfaat lebih yang bisa meningkatkan nilai ekonomi, pengetahuan dan wawasan bagi warga masyarakat sekitar perumahan. Hidroponik dianggap menjadi solusi pertanian bagi masyarakat dan kaum milenial. Hidroponik merupakan solusi pertanian bagi masyarakat perkotaan dan sangat membuka peluang dan kesempatan bagi kaum milenial tanpa harus menggunakan media tanah. Solusi Hidroponik akan menjadi program Kampung Mandiri di Lingkungan RT.06 RW.02 Perumahan Sukolilo Park Regency Surabaya. Solusi Hidroponik akhirnya dilaksanakan dengan kerjasama warga dilingkungan RT.06 RW.02 Perum Sukolilo Park Regency dengan dikomandani oleh Ketua RT setempat, mulai dari persiapan tempat, wadah, pembibitan, pemeliharaan pertumbuhan tanaman sampai dengan panen dibutuhkan waktu kurang lebih 1bulan. Adapun tanaman sayuran yang dibudidayakan secara hidroponik adalah tanaman kangkung.
Co-Authors Abidin, Septa Prastiya Adelia Tanti Ramadhani Adi Wirawan Husodo Agung Nugroho Aldi Purnomo, Rochmad Alfiah, Agry Alma Lia Hakim Amrullah, Haidar Natsir Amrulloh, Haidar Natsir Anda Iviana Juniani Andrian, Dedek Anggara, Dika Anitasar, Bestfy Apriyanto, Mulono Ari Setiawan Arief Subekti Arief Subekti Arninputranto, Wibowo Arsita Nuraini As'ad, Ihwana Aulia Nadia Rachmat Bayyumi, Ahmad Zainal Arifin Al Berliana, Ratih Dardjito, Hanandyo Dewi Handayani Dewi Kurniasih Dewi Rizqi Maimunah Dhani, Mey Rohma Dianita Wardani Dika Anggara Dika Rahayu Widiana Djati, Anggoro Ludiro Edy Prasetyo Hidayat Edy Setiawan Egyt Yusuf Hidayat Eric Cantona, Maftuchan Eriek Wahyu Restu Widodo Estianda Putri Meita Sari Fais Hamzah Faizatul Ummah Fajar Astuti Hermawati Farizi Rachman Firdaus, Riza Rahma Firnanda, Savina Dewi Galih Anindita Gustirini , Ria gustirini, ria Haidar Natsir Amrullah Haidar Natsir Amrulloh Hakim, Alma Lia Hidayat, Egyt Yusuf I Made Kastiawan I Putu Sindhu Asmara Imah Luluk Kusminah Indra Adi Ramana Indra Jaya Indri Santiasih Indriani, Ririn Indriyani Indriyani Indriyati, Citra Irma Kesaulya Khairas, Eri Ester Kusminah, Imah Luluk Kusuma, George Endri Lubis, Siti Rahmah Hidayatullah Mades Darul Khairansyah Mades Darul Khairansyah Mades Darul Khairansyah Mahfudzi, Imam Maimunah, Dewi Rizqi Mashudi, Sugeng Maula Nafi Maureen Alice Tuapattinaja Melia Chandra Millana Mey Rohmadhani Minarni Wartiningsih Mochamad Luqman Ashari Mochamad Yusuf Santoso Mochammad Syamzidan Rabani Mohamad Hakam@ppns.ac.id Mohammad Basuki Rahmat Mohammad Basuki Rahmat, Mohammad Basuki Muhamad Ari Muhammad Nawawi Najirah Umar Nanda, Gisella Mega nanda, salma Natsir Amrullah, Haidar Noviani, Doris Novita Anggraini Nugroho, Agung Nur Wakhidatur Rochmawati Nurul Pujiastuti Nurul Pujiastuti Ponti Almas Karamina Priyambodo Nur Ardi Nugroho Projek Priyonggo Sumangun Lukitadi Prulley Annette Uneputty Puspandari, Lusia Eni Putri, Nila Rizqiyah Hanik Maha Rabani, Mochammad Syamzidan Rachmat, Aulia Nadia Raharjo, M Setyo Puji Ramana, Indra Adi Reza Fardiyan As’ad Rizky Abiyyanto, Naufal Rochmawati, Nur Wakhidatur Sara Haumahu Sheila, Sindy Yurisma Sindy Yurisma Sheila Sri Gunani Partiwi Sri Mulyani Sri Murlianti Sufiyanto, Mohammad Imam Sugiyatmi, Tri Astuti Sulistiya, Yossa Mahendra Sutiharni, Sutiharni T.N. Saifullah Tarikh Azis Ramadani Totok Yulianto Tri Astuti Sugiyatmi Tri Martiana Trianto, Ryo Andika Urzais, Mazdra Wahyuningtyas, Wahyuningtyas Widodo, Akhmad Fajri Wiediartini Wiediartini Yuldashev, Azim Abdurakhmanovich Zahirah Alifia Maulida