Falsafah Bhuppa’ bhabhu’ ghuru rato adalah salah satu referensi standar penghormatan masyarakat Madura, yang sering dinyatakan sebagai etnis yang berpegang teguh pada agama Islam, maka mayoritas budaya dan tradisi masyarakat Madura merupakan representasi dari ajaran Islam. Berangkat dari pernyataan inilah penulis mencoba untuk meneliti relevansi ayat al-Qur’an dengan falsafah tersebut, dengan langkah menafsirkan ayat al-Qur’an untuk kemudian direlevansikan dengan falsafah tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai peluru dan pemangkas kemerosotan moral yang kian tumbuh subur, dan sebagai pemicu semangat untuk beramal ‘ilmiyah dan berilmu ‘amaliyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research (riset pustaka) dengan desain kualitatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data-data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan deduktif induktif. Untuk penyelarasan data dan kesimpulan akhir, penulis menggunakan metode deskriptif analisis. Berdasarkan hasil analisi yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat keterkaitan anatara arti dari falsafah Bhuppaa’ bahbhu’ ghuru rato dengan berberapa ayat al-Qur’an. Dengan demikian berarti ada relevansi antara al-Qur’an dengan falsafah Madura tersebut, tidak hanya dalam artinya, tapi juga dalam keterurutan susunan penghormatan tersebut.
Copyrights © 2026