Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gerakan tangan dan bernyanyi terhadap tingkat menghafal dan memahami makna Asmaul Husna pada anak usia 56 tahun di RA Al-Wardah Pandeglang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari dua kelompok: kelas eksperimen dan kelas control. Instrumen pengumpulan data terdiri dari observasi, angket, dan tes yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji Mann Whitney dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan menghafal dan memahami makna Asmaul Husna pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai rata- rata posttest kelas eksperimen berada pada kategori berkembang sangat baik dengan peningkatan skor mencapai 81%100%.
Copyrights © 2026