Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya nilai perusahaan sebagai indikator kinerja dan keberlanjutan perusahaan manufaktur di pasar modal. Nilai perusahaan dipengaruhi oleh berbagai faktor internal seperti likuiditas, profitabilitas, leverage, serta faktor eksternal seperti corporate social responsibility (CSR). Selain itu, kebijakan dividen diduga mampu memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel-variabel tersebut terhadap nilai perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, leverage, dan CSR terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan dividen sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel dan uji moderasi. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tidak semua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara secara simultan variabel-variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Kebijakan dividen sebagai variabel moderasi menunjukkan hasil yang bervariasi dalam memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel independen dengan nilai perusahaan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan faktor keuangan dan non-keuangan serta kebijakan dividen perlu diperhatikan oleh manajemen untuk meningkatkan nilai perusahaan di mata investor.
Copyrights © 2026