BAHTRA: Jurnal Pendidikan Bahasan dan Sastra
Vol 7, No 1 (2026): Mei 2026

ANALISIS FENOMENA DIGLOSIA PADA PENGGUNAAN BAHASA JAWA NGAPAK DAN BAHASA INDONESIA DALAM TUTURAN MASYARAKAT DI PURBALINGGA, CILACAP, DAN KEBUMEN

Jannah, Zahrotul (Unknown)
Paramesti, Nismara Anindya (Unknown)
Cahyani, Venny Fitria Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 May 2026

Abstract

Fenomena diglosia merupakan peristiwa yang berada dalam kajian sosiolinguistik. Diglosia dianggap sebagai batas perbedaan kegunaan bahasa dalam situasi atau konteks. Masyarakat Jawa Tengah, memiliki tingkatan bahasa yang berbeda-beda dalam setiap situasi, contohnya masayarakat penutur bahasa ngapak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui macam-macam bentuk diglosia dalam percakapan Masyarakat ngapak, khususnya daerah Purbalingga, Cilacap, dan Kebumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pemerolehan data menggunakan metode observasi lapangan dengan mencatat tuturan yang berkaitan dengan diglosa dalam percakapan warga dialek ngapak. Sumber data penelitian ini adalah Masyarakat daerah purbalingga, Cilacap, dan Kebumen. Hasil penelitian terdapat praktik diglosia pada penutur dialek ngapak yaitu menggunaan bahasa Indonesia dalam situasi formal dan saat melakukan interaksi dengan mitra tutur yang tidak memiliki kedekatan hubungan. Bahasa jawa ngapak cenderung digunakan pada situasi non-formal dan komunikasi denganĀ  individu yang memiliki jalinan akrab. Kata Kunci: dialek ngapak, diglosia, variasi bahasa

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Bahtra

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra merupakan jurnal yang memuat didalamnya kajian konseptual dan hasil penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra. terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan ...