Perkembangan digitalisasi di dunia pendidikan telah berevolusi dari sekadar penggunaan alat bantu komputer menjadi pembangunan ekosistem berbasis data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Memasuki tahun 2026, tren digitalisasi tidak lagi hanya berfokus pada digitalisasi materi, tetapi pada personalisasi pengalaman belajar melalui teknologi adaptif. Perkembangan paling signifikan pada periode 2024-2026 adalah integrasi AI dalam kurikulum dan manajemen. Penyajian tulisan ini didasarkan pada analisis data kepustakaan dengan model analisis deskriptif. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa Implementasi sistem informasi yang terintegrasi di sekolah memberikan dampak signifikan terhadap kecepatan pelayanan. Dengan adanya integrasi, aliran informasi antar departemen seperti bagian kesiswaan dan bendahara dapat berjalan tanpa hambatan birokrasi yang manual. Di balik dampak positifnya, transformasi digital membawa konsekuensi pada risiko keamanan siber. Tata kelola sekolah kini harus mencakup aspek perlindungan data pribadi siswa dan guru. Kegagalan dalam mengelola keamanan data dapat merusak reputasi institusi
Copyrights © 2026