Tujuan utama dari penelitian ini mencakup empat aspek : prosedur pengembangan instrumen evaluasi, validitas atau kelayakan instrumen, persepsi peserta didik, serta analisis terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan mengadopsi prosedur pengembangan model 4D, yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Adapun sasaran penelitian melibatkan 36 siswa kelas XI program keahlian MPLB di SMK Ketintang Surabaya. Instrumen ini dinyatakan sangat layak oleh ahli materi dengan presentase 93,3%, ahli evaluasi dengan presentase 88%, dan ahli bahasa dengan presentase 93,3%. Selanjutnya, instrumen akan dilakukan proses uji validitas, reliabilitas, daya beda, tingkat kesukaran, dan analisis pengecoh. Berdasarkan hasil uji validitas, 4 soal dinyatakan tidak valid sehingga tersisa 26 soal yang dinyatakan valid. Instrumen dinyatakan reliabel dengan nilai Cornbach’s Alpha sebesar 0,879. Daya pembeda soal menunjukkan 19 sangat baik, 3 soal baik, 5 soal cukup, dan 3 soal kurang. Tingkat kesukaran instrumen dinyatakan ideal dan seluruh pengecoh berfungsi dengan baik. Respon peserta didik terhadap instrumen positif. Terkait keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik mayoritas pada kategori "cukup”.
Copyrights © 2026