ABSTRACT Complementary feeding (MP-ASI) is an important factor influencing the nutritional status of infants aged 6–24 months. Inappropriate feeding practices may lead to malnutrition. This study aimed to determine the relationship between complementary feeding and nutritional status among infants aged 6–24 months. This study used a quantitative method with a cross-sectional design. The sample consisted of 50 infants aged 6–24 months selected using purposive sampling. Data were collected using questionnaires and anthropometric measurements. Data were analyzed using chi-square test and Odds Ratio (OR). The results showed a significant relationship between complementary feeding and nutritional status with a p-value of 0.003 and OR = 4.20. The conclusion of this study is that the provision of appropriate MP-ASI is associated with good nutritional status in infants aged 6–24 months. Keywords: MP-ASI, Nutritional Status, Infants ABSTRAK Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan status gizi bayi usia 6–24 bulan. Pemberian MP-ASI yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah gizi seperti gizi kurang maupun gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian MP-ASI dengan status gizi pada bayi usia 6–24 bulan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 50 bayi usia 6–24 bulan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pemberian MP-ASI dan pengukuran status gizi berdasarkan berat badan menurut umur (BB/U). Analisis data menggunakan uji chi-square dan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi dengan nilai p-value = 0,003 (<0,05) dan OR = 4,20. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian MP-ASI yang tepat berhubungan dengan status gizi yang baik pada bayi usia 6–24 bulan. Kata Kunci: MP-ASI, Status Gizi, Bayi
Copyrights © 2026