Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program ketahanan pangan berbasis dana desa di Desa Bonedaa. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei deskriptif kuantitatif dengan metode sampling total yang melibatkan 51 petani sebagai penerima manfaat program ketahanan pangan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner yang dikombinasikan dengan wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi pada skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman program sebesar 72,86%, ketepatan sasaran sebesar 72,31%, dan ketepatan waktu sebesar 68,47% dikategorikan cukup efektif, sedangkan pencapaian tujuan program sebesar 76,94% diklasifikasikan sangat efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa program tersebut telah meningkatkan akses terhadap fasilitas pertanian, produktivitas pertanian, dan ketahanan pangan rumah tangga, meskipun masih terdapat kendala terkait akurasi data penerima manfaat dan koordinasi distribusi. Berdasarkan hal Ini, rekomendasi kebijakan yang diusulkan meliputi perbaikan mekanisme pendaftaran penerima manfaat, peningkatan koordinasi distribusi, serta penguatan sistem pemantauan dan evaluasi program ketahanan pangan desa.
Copyrights © 2026