JAF (Jurnal Analis Farmasi)
Vol 11, No 1 (2026): JURNAL ANALIS FARMASI

Analisis Docking Molekuler Senyawa Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Enzim Cyclooxygenase-2 (COX-2) Beserta Prediksi ADME dan Toksisitas Sebagai Obat Antiinflamasi

Pamungkas, Rezky Ardika (Unknown)
Listyani, Tiara Ajeng (Unknown)
Wardani, Tatiana Siska (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2026

Abstract

Inflamasi kronis merupakan kondisi patologis yang memengaruhi jutaan individu secara global dan menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Prevalensi penyakit inflamasi, seperti osteoarthritis, dilaporkan cukup tinggi, khususnya di Provinsi Jawa Tengah dengan angka mencapai 6,78%. Terapi farmakologis yang umum digunakan untuk mengatasi inflamasi adalah obat golongan Non Steroid Anti-Inflammation Drugs (NSAID), seperti celecoxib. Meskipun efektif, penggunaan NSAID jangka panjang diketahui berisiko menimbulkan efek samping kardiovaskular dan gastrointestinal, sehingga diperlukan alternatif terapi yang lebih aman. Daun kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif, terutama flavonoid dan fenolat, yang berpotensi sebagai inhibitor selektif cyclooxygenase-2 (COX-2). menganalisis interaksi senyawa aktif daun kelor terhadap protein COX-2 secara in silico, memprediksi profil farmakokinetik ADME, mengevaluasi toksisitas, serta mengidentifikasi senyawa paling potensial sebagai kandidat antiinflamasi. Penelitian menggunakan desain eksperimental berbasis komputer terhadap 30 senyawa daun kelor dengan celecoxib sebagai kontrol positif dan parasetamol sebagai kontrol negatif. Proses penelitian meliputi preparasi struktur senyawa dan protein, simulasi docking molekuler, serta analisis visualisasi ikatan menggunakan perangkat lunak ChemDraw, VegaZZ, PyRx, PyMOL, SwissADME, dan Toxtree. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa sinapic acid memiliki afinitas ikatan terbaik dengan nilai energi bebas ikatan (ΔG) sebesar −6,7 kkal/mol dan nilai RMSD 1,168 Å. Senyawa ini membentuk interaksi dengan residu asam amino penting yang serupa dengan ligan natif valdecoxib dan celecoxib. Selain itu, sinapic acid memenuhi kriteria Lipinski’s Rule of Five, menunjukkan profil ADME yang baik, serta tergolong dalam kategori toksisitas rendah (Class I) berdasarkan Cramer rules. daun kelor (Moringa oleifera), khususnya senyawa sinapic acid, berpotensi sebagai kandidat inhibitor COX-2 antiinflamasi dan layak untuk diteliti lebih lanjut melalui uji in vivo.Kata kunci: Antiinflamasi, COX-2, Daun kelor,  Docking molekuler.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

analisfarmasi

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal ini berisikan hasil penelitian di bidang analisa obat, obat tradisional, makanan, minuman, kosmetik. Jurnal ini diharapkan dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat umum yang ingin mengetahui mengenai informasi mengenai keamanan obat, bahan pangan, kosmetik,serta informasi nilai ...