Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi internalisasi nilai-nilai cinta dalam mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Pamulang serta kontribusinya dalam membentuk budaya akademik yang humanis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan dosen PAI, observasi proses pembelajaran, serta analisis dokumen berupa RPS dan bahan ajar. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi internalisasi nilai cinta diwujudkan melalui tiga tahap utama, yaitu: (1) keteladanan dosen, dengan menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan sikap saling menghargai dalam interaksi akademik; (2) pembelajaran kontekstual, dengan mengaitkan materi PAI pada realitas kehidupan mahasiswa sehingga mendorong terciptanya kesadaran spiritual yang inklusif; serta (3) pembiasaan dan penguatan budaya akademik, melalui kegiatan diskusi kelompok, kolaborasi lintas mata kuliah, dan pembiasaan doa bersama sebelum perkuliahan. Internalisasi nilai-nilai cinta ini berkontribusi pada terciptanya iklim akademik yang harmonis, saling menghormati, dan mendukung terbentuknya karakter mahasiswa yang religius, toleran, serta berorientasi pada kemanusiaan. Penelitian ini merekomendasikan agar internalisasi nilai-nilai cinta dalam PAI tidak hanya dilakukan di kelas, tetapi juga diperluas pada kegiatan organisasi kemahasiswaan dan program pengabdian masyarakat, sehingga nilai-nilai tersebut benar-benar membentuk budaya akademik yang humanis di lingkungan universitas.
Copyrights © 2026