Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa di MTs. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengkaji dua fokus utama: pertama, bagaimana peran guru PAI dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa berdasarkan teori Daniel Goleman, dan kedua, apa saja keunggulan dan kelemahan dalam upaya tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yang terdiri dari guru PAI dan siswa yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di MTs Al Islami Tugasari berperan signifikan dalam pengembangan kecerdasan emosional siswa melalui berbagai metode pengajaran, seperti diskusi kelompok, bimbingan pribadi, dan penanaman nilai-nilai Islam. Guru-guru tersebut mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk pengembangan emosi siswa, membantu mereka mengelola stres, dan meningkatkan keterampilan sosial. Keunggulan dari pendekatan ini adalah peningkatan empati, pengendalian diri, dan hubungan antarsiswa yang lebih harmonis.
Copyrights © 2026