Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih menghadapi kendala dalam meningkatkan minat dan keterlibatan siswa pada pembelajaran deklamasi puisi akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran Mosi (Monopoli Puisi) pada siswa kelas IV MI Ihyauddiny. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa kelas IV MI Ihyauddiny. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dan wawancara, dengan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Mosi memenuhi kriteria sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi sebesar 81,1% dan ahli media sebesar 100%. Kepraktisan media ditunjukkan melalui respons siswa sebesar 84,46% dan respons guru sebesar 100% dengan kategori sangat praktis. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa media Mosi mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, serta meningkatkan keaktifan dan keterampilan siswa dalam mendeklamasikan puisi. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran Mosi berpotensi digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang layak dan praktis dalam mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Copyrights © 2026