Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap berbagai permasalahan yang terjadi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Pondok Pesantren NW Mataram, serta mencari solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren NW Mataram. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode penelitian lapangan, data diperoleh dari wawancara, observasi, serta dokumentasi yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren menghadapi tantangan besar seperti kualitas guru, metode pembelajaran, kurikulum yang belum sesuai, serta minimnya sarana dan prasarana. Kurangnya integrasi teknologi dan terbatasnya fasilitas juga berdampak pada rendahnya semangat belajar santri. Sebagai solusi, perlu dilakukan pelatihan rutin bagi guru, pembaruan kurikulum, penerapan metode pembelajaran yang inovatif, serta peningkatan sarana pendidikan dan keterlibatan masyarakat. Jika upaya-upaya ini dilaksanakan dengan serius, maka kualitas pembelajaran PAI di SMA NW Mataram dapat meningkat secara signifikan dan relevan dengan kebutuhan masa kini.
Copyrights © 2026