Daerah Aliran Sungai Kuranji merupakan DAS strategis yang berperan penting dalam sistem hidrologi perkotaan. Sungai ini berhulu di Pegunungan Bukit Barisan, melintasi kawasan padat penduduk, dan bermuara ke Samudra Hindia. Dalam dua dekade terakhir, frekuensi dan intensitas banjir meningkat akibat perubahan tata guna lahan seperti alih fungsi hutan dan ruang terbuka hijau. Hal ini menyebabkan berkurangnya vegetasi, menurunnya infiltrasi, dan meningkatnya limpasan permukaan, diperparah oleh curah hujan tinggi dan kondisi hulu yang curam. Upaya pengendalian masih dominan struktural dan belum menyentuh akar masalah. Karena itu, diperlukan pendekatan ekohidrologi berbasis masyarakat melalui penanaman pohon untuk memperbaiki siklus air, mengurangi limpasan, dan meningkatkan ketahanan lingkungan DAS.
Copyrights © 2026