Congestive heart failure (CHF) merupakan sindrom klinis kompleks yang ditandai dengan ketidakmampuan jantung memompa darah secara efektif, sehingga menimbulkan gejala seperti sesak napas dan penurunan kualitas hidup. CHF mempengaruhi sekitar 64,34 juta orang di seluruh dunia dan berkontribusi besar terhadap morbiditas serta mortalitas. Faktor risiko CHF terbagi menjadi dua, yaitu faktor yang tidak dapat diubah seperti usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga, serta faktor yang dapat diubah seperti diabetes melitus, hipertensi, dislipidemia, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol. Salah satu pemeriksaan pencitraan awal dalam diagnosis CHF adalah foto toraks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gambaran foto toraks pada pasien CHF di Bagian Radiologi RSD Kota Tidore Kepulauan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan desain cross-sectional dan pendekatan retrospektif. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling, dengan data sekunder berupa hasil pemeriksaan radiologi (foto toraks) tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak pasien CHF adalah 46–65 tahun, dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki. Gambaran foto toraks yang paling sering ditemukan adalah kardiomegali disertai edema paru. Kardiomegali paling banyak terjadi pada kelompok usia 46–65 tahun dan lebih dominan pada pasien laki-laki.
Copyrights © 2026