Pengabdian ini bertujuan untuk mengurangi timbunan sampah elektronik di lingkungan kampus sekaligus mengintegrasikannya sebagai sumber belajar dan media pembelajaran yang kontekstual. Pendekatan yang digunakan meliputi pengumpulan e-waste, proses dismantling dan salvage komponen, perancangan serta pembuatan alat peraga pembelajaran, implementasi dalam kegiatan perkuliahan dan praktikum, serta evaluasi dampak teknis, pedagogis, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hasil program menunjukkan bahwa lebih dari 114 kg e-waste berhasil dikumpulkan dan didaur ulang, ratusan komponen elektronik berhasil dimanfaatkan kembali, serta dihasilkan berbagai alat peraga pembelajaran yang seluruhnya berfungsi dengan baik. Secara ekonomi, program ini memberikan penghematan biaya pengadaan sarana praktikum yang signifikan. Dari sisi pendidikan, terjadi peningkatan pemahaman mahasiswa, tingkat kepuasan pengguna yang tinggi, serta peningkatan kesadaran lingkungan sivitas akademika. Selain itu, terbentuknya komunitas peduli e-waste, perubahan perilaku warga kampus, serta institusionalisasi budaya 4R menunjukkan dampak sosial-budaya dan lingkungan yang berkelanjutan. Program ini disimpulkan sebagai model pembelajaran kontekstual berbasis keberlanjutan (sustainability-based learning) yang efektif, adaptif terhadap kondisi lokal, dan berpotensi direplikasi sebagai praktik baik dalam pendidikan tinggi berkelanjutan.
Copyrights © 2026