Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konflik kerja-keluarga dan stres kerja terhadap kinerja tenaga pendidik perempuan di Madrasah Aliyah Negeri Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yang mana melibatkan 62 responden dari Madrasah Aliyah Negeri Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur persepsi terhadap konflik kerja-keluarga, stres kerja, dan kinerja, serta dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil uji t menunjukkan bahwa konflik kerja-keluarga (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y), dengan nilai sig. 0,141 (>0,05) dan t hitung 1,494 (< t tabel 2,000). Sebaliknya, stres kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan t hitung 5,161 (> t tabel 2,000). Hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan konflik kerja-keluarga dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga pendidik, dengan nilai sig. 0,000 (<0,05) Temuan ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap manajemen stres kerja untuk meningkatkan kinerja pendidik. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi variabel lain seperti dukungan organisasi atau strategi coping dalam memperkuat pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kinerja tenaga pendidik.
Copyrights © 2025