Pengolahan tanah merupakan tahapan penting dalam budidaya tanaman yang bertujuan memperbaiki sifat fisik tanah guna mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti cultivator, menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi kerja dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja alat penyiang mekanis berupa cultivator quick tipe cakar baja pada lahan kering. Penelitian dilaksanakan di Experimental Farm Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Metode yang digunakan adalah pengujian langsung di lapangan dengan mengukur parameter lebar kerja, kecepatan maju, luas lahan, kapasitas lapang teoritis (KLT), kapasitas lapang efektif (KLE), efisiensi lapang, dan konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas lapang teoritis berkisar antara 0,089–0,140 ha/jam, sedangkan kapasitas lapang efektif berkisar antara 0,054–0,087 ha/jam. Efisiensi lapang yang diperoleh berada pada kisaran 60,90–61,82%, yang dipengaruhi oleh kondisi permukaan lahan. Konsumsi bahan bakar relatif stabil selama pengoperasian. Secara umum, cultivator quick tipe cakar baja lebih optimal digunakan pada pengolahan tanah sekunder dibandingkan pengolahan tanah primer.
Copyrights © 2026