Karakter sosial masyarakat nagari yang beragam menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi bagaimana pendidikan keagamaan berlangsung di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika karakter sosial masyarakat di Nagari Koto Besar, Koto Tinggi, dan Sinamar, serta melihat implikasinya terhadap aktivitas pendidikan keagamaan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif komparatif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi selama kegiatan KKN mahasiswa STITNU Sakinah Dharmasraya pada bulan Ramadhan 2026. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan karakter sosial yang cukup mencolok di antara ketiga nagari. Nagari Koto Tinggi dengan karakter kolektif dan kohesi sosial yang tinggi memperlihatkan partisipasi masyarakat paling aktif dalam kegiatan keagamaan. Nagari Sinamar dengan nilai kekeluargaan yang kuat juga menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dari kalangan anak-anak. Sementara itu, Nagari Koto Besar yang bersifat terfragmentasi menunjukkan partisipasi yang lebih rendah dan tidak merata. Temuan ini menggarisbawahi bahwa program pendidikan keagamaan perlu mempertimbangkan kondisi sosial budaya masyarakat setempat agar dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026