Riset ini menelaah makna Hamemayu Hayuning Bawana (HHB) danpenerapan Environmental Social Governance (ESG) dalampengelolaan SMK sebagai dasar transformasi menuju School 5.0.Melalui pendekatan kualitatif etnografi di dua SMK Yogyakarta,ditemukan bahwa HHB dipahami sebagai pedoman moral-spiritualuntuk membentuk karakter, menjaga lingkungan, danmengembangkan teknologi humanis, meski belum sepenuhnyaterintegrasi dalam tata kelola sekolah. Tiga tema utama ESG yangmuncul ialah pendidikan karakter, kolaborasi sosial, dan tata kelolaakuntabel. Transformasi menuju School 5.0 ditandai dengan budayaramah lingkungan, governance etis, cerdas, dan pelestarian kearifanlokal. Harmoni HHB dan ESG terwujud dalam nilai kultural, integrasilingkungan dan teknologi, serta tata kelola humanis yang mendukungsekolah berkarakter dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026