Pembelajaran fisika tidak hanya dipengaruhi oleh perangkat pembelajaran, tetapi juga sangat ditentukan oleh faktor motivational beliefs siswa. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengkaji peran konstruk motivational beliefs yang mencakup self-efficacy, interest, physics identity, perceived recognition, sense of belonging, dan peer interaction dalam konteks pembelajaran fisika, serta meninjau bagaimana perbedaan gender memengaruhi motivational beliefs dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap berbagai referensi dari jurnal internasional dan nasional terindeks Sinta dan Scopus yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Kajian literatur menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan gender yang signifikan dalam motivational beliefs di fisika, di mana perempuan secara konsisten menunjukkan tingkat self-efficacy, interest, dan physics identity yang lebih rendah dibandingkan laki-laki. Selain itu, motivational beliefs terbukti menjadi faktor penting yang memengaruhi hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika. Temuan ini menyoroti pentingnya penciptaan lingkungan belajar yang inklusif guna meningkatkan motivational beliefs seluruh siswa, khususnya perempuan, dalam pembelajaran fisika.
Copyrights © 2026