Kemajuan teknologi digital yang pesat di era Society 5.0 telah mentransformasi lanskap pendidikan secara mendasar, sehingga pendekatan pendidikan karakter di sekolah-sekolah Indonesia perlu dievaluasi kembali. Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang diintegrasikan dengan teknologi digital muncul sebagai strategi pedagogis yang menjanjikan untuk menumbuhkan nilai-nilai karakter siswa sekaligus mengembangkan kompetensi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Pembelajaran Berbasis Proyek Digital (D-PjBL) dalam memperkuat dimensi pendidikan karakter siswa sekolah dasar dan menengah di Jawa Tengah. Menggunakan desain penelitian metode campuran, penelitian ini melibatkan 312 siswa dan 28 guru dari 12 sekolah selama satu semester. Data kuantitatif dikumpulkan melalui instrumen tervalidasi yang mengukur enam dimensi karakter: religiusitas, nasionalisme, integritas, kemandirian, gotong royong, dan kepedulian lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa D-PjBL secara signifikan meningkatkan seluruh dimensi karakter (p < 0,001), dengan peningkatan terbesar pada dimensi gotong royong (d = 1,12) dan kemandirian (d = 0,98). Penelitian ini berkontribusi pada tersedianya kerangka D-PjBL tervalidasi yang dapat diadaptasi dalam berbagai konteks sekolah di Indonesia.
Copyrights © 2026