Pengabdian ini mengevaluasi efektivitas program rehabilitasi narkoba selama 90 hari melalui kolaborasi antara konselor Islam dan konselor adiksi bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Curup. Studi ini berangkat dari kebutuhan pendekatan holistik dan interdisipliner untuk menekan kekambuhan serta mendukung reintegrasi sosial. Dengan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR), sebanyak 250 warga binaan diasesmen menggunakan Addiction Severity Index (ASI), dan 48 orang dengan tingkat keparahan tinggi dipilih mengikuti program. Intervensi meliputi edukasi, konseling individu dan kelompok dengan pendekatan spiritual Islam, penugasan, serta terapi berbasis aktivitas. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada efikasi diri dan kualitas hidup peserta (WHOQOL-BREF). Kolaborasi terbukti efektif dalam mengintegrasikan aspek klinis dan spiritual pemulihan. Studi ini menyimpulkan bahwa program 90 hari yang terstruktur dan kolaboratif dapat menjadi model rehabilitasi yang efektif serta meningkatkan kesiapan reintegrasi sosial, dengan rekomendasi penerapan di lapas lain sesuai konteks dan sumber daya.
Copyrights © 2026