Kemajuan teknologi Internet of Things (IoT) membuka peluang besar dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air serta energi pada sektor pertanian desa, khususnya yang dikelola oleh BUMDes. Penerapan IoT tentunya tidak lepas dari prinsip-prinsip fisika yang mendasari kerja sensor, aktuator dalam melakukan transmisi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip fisika pada teknologi IoT pertanian serta menganalisis kontribusinya terhadap optimalisasi pengelolaan air dan energi di lingkungan desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penalaran ilmiah yang bersifat konseptual-analitis dengan deduktif melalui observasi teknis lapangan terbatas dan literatur ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum-hukum fisika seperti hukum Ohm, prinsip kapasitansi, hukum Bernoulli berperan penting dalam mendukung kinerja sistem irigasi otomatis berbasis IoT. Sistem ini mampu mengontrol penyiraman secara presisi berdasarkan kelembapan tanah sehingga dapat menekan pemborosan listrik. Oleh karena itu, penerapan IoT berbasis pemahaman prinsip fisika tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga relevan sebagai solusi pemberdayaan BUMDes dalam pengelolaan sumber daya air dan energi yang efisien dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025