Rahayu, Sih Suwitaning
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penerapan Irigasi Pintar Berbasis IoT Sebagai Upaya Optimalisasi Pemberdayaan BUMDes Dinas PMD Sidoarjo Alda, Munshif; Romadhon, Ahmad Isna Fatkhur; Rahayu, Sih Suwitaning; Deta, Utama Alan
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v3n2.p54-62

Abstract

Permasalahan distribusi air pertanian yang belum efisien masih menjadi tantangan utama bagi masyarakat desa di Kabupaten Sidoarjo dan berdampak pada rendahnya produktivitas serta pemborosan sumber daya air. Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) membuka peluang penerapan sistem irigasi pintar yang mampu mengatur aliran air secara lebih terukur dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja teknis sistem irigasi pintar berbasis IoT sebagai langkah awal dalam mendukung optimalisasi pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dipadukan dengan Research and Development (R&D) melalui model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengujian dilakukan secara terkontrol dengan mengukur waktu aliran air, volume air, dan debit air menggunakan stopwatch dan gelas ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu aliran air berpengaruh langsung terhadap volume air yang dihasilkan. Pada kondisi kontrol, volume air meningkat secara bertahap seiring bertambahnya waktu aliran dalam rentang yang relatif sempit, sedangkan pada kondisi manipulasi peningkatan waktu aliran yang lebih besar menghasilkan volume air yang lebih tinggi dibandingkan kondisi kontrol. Secara umum, peningkatan waktu aliran berbanding lurus dengan peningkatan volume air, meskipun pada durasi tertentu terjadi kecenderungan penurunan debit. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaturan waktu dan laju aliran air memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi distribusi air pertanian. Secara keseluruhan, sistem irigasi pintar berbasis IoT yang dikembangkan telah berfungsi sesuai prinsip dasar aliran fluida dan layak digunakan sebagai evaluasi teknis awal sebelum implementasi lebih luas melalui skema pemberdayaan BUMDes. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan lanjutan guna mendukung sistem pertanian desa yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kajian Prinsip Fisika pada Teknologi IoT Pertanian untuk Optimalisasi Pengelolaan Air dan Energi Febianti, Andiny Tri; Safitri, Dini Luki Mulya; Rahayu, Sih Suwitaning
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v3n2.p77-88

Abstract

Kemajuan teknologi Internet of Things (IoT) membuka peluang besar dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air serta energi pada sektor pertanian desa, khususnya yang dikelola oleh BUMDes. Penerapan IoT tentunya tidak lepas dari prinsip-prinsip fisika yang mendasari kerja sensor, aktuator dalam melakukan transmisi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip fisika pada teknologi IoT pertanian serta menganalisis kontribusinya terhadap optimalisasi pengelolaan air dan energi di lingkungan desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penalaran ilmiah yang bersifat konseptual-analitis dengan deduktif melalui observasi teknis lapangan terbatas dan literatur ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum-hukum fisika seperti hukum Ohm, prinsip kapasitansi, hukum Bernoulli berperan penting dalam mendukung kinerja sistem irigasi otomatis berbasis IoT. Sistem ini mampu mengontrol penyiraman secara presisi berdasarkan kelembapan tanah sehingga dapat menekan pemborosan listrik. Oleh karena itu, penerapan IoT berbasis pemahaman prinsip fisika tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga relevan sebagai solusi pemberdayaan BUMDes dalam pengelolaan sumber daya air dan energi yang efisien dan berkelanjutan.