Wilayah Playen, Kabupaten Gunungkidul, merupakan kawasan dengan karakteristik kerawanan bencana yang cukup tinggi, khususnya gempa bumi dan bencana hidrometeorologis. Kelompok anak-anak pada lembaga sosial seperti panti asuhan termasuk kategori rentan karena keterbatasan akses informasi, pengalaman kebencanaan, serta belum tersedianya sistem mitigasi internal yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan, pengetahuan mitigasi, dan kesiapsiagaan anak-anak serta pengasuh Panti Asuhan Islam (PAI) Playen melalui pendekatan edukasi partisipatif berbasis simulasi. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, identifikasi risiko, penyusunan modul edukasi ramah anak, pelatihan interaktif, simulasi evakuasi, serta evaluasi pra–pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 21,6%, terbentuknya SOP evakuasi sederhana, pemasangan denah jalur evakuasi, serta peningkatan kepercayaan diri peserta dalam merespons situasi darurat. Pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam membangun pemahaman risiko dan respons adaptif terhadap potensi bencana di lingkungan panti.
Copyrights © 2026