Mejuajua
Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026

Membangun Budaya Sadar Bencana pada Anak Panti Asuhan melalui Simulasi Partisipatif

Ratnawati Yuni Suryandari (Unknown)
Ken Martina Kasikoen (Unknown)
Suprajaka (Unknown)
Elsa Martini (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Wilayah Playen, Kabupaten Gunungkidul, merupakan kawasan dengan karakteristik kerawanan bencana yang cukup tinggi, khususnya gempa bumi dan bencana hidrometeorologis. Kelompok anak-anak pada lembaga sosial seperti panti asuhan termasuk kategori rentan karena keterbatasan akses informasi, pengalaman kebencanaan, serta belum tersedianya sistem mitigasi internal yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan, pengetahuan mitigasi, dan kesiapsiagaan anak-anak serta pengasuh Panti Asuhan Islam (PAI) Playen melalui pendekatan edukasi partisipatif berbasis simulasi. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, identifikasi risiko, penyusunan modul edukasi ramah anak, pelatihan interaktif, simulasi evakuasi, serta evaluasi pra–pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 21,6%, terbentuknya SOP evakuasi sederhana, pemasangan denah jalur evakuasi, serta peningkatan kepercayaan diri peserta dalam merespons situasi darurat. Pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam membangun pemahaman risiko dan respons adaptif terhadap potensi bencana di lingkungan panti.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mejuajua

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Other

Description

Health, welfare based on local wisdom, design and application of appropriate technology, the application of effective communication and learning methods and related ...