Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan tingkat perilaku fear of missing out (FOMO), life satisfaction, dan self control siswa generasi Z di Kabupaten Malang, 2) menganalisis hubungan dan pengaruh life satisfaction terhadap FOMO, 3) menganalisis hubungan dan pengaruh self control terhadap FOMO. Penelitian menggunakan desain explanatory survey dengan pendekatan kuantitatif. Populasi meliputi 219.623 siswa generasi Z di Kabupaten Malang, dan sampel diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling dan dihitung dengan rumus slovin, sehingga diperoleh 399 responden. Instrumen yang digunakan adalah inventori berupa skala likert yaitu fear of missing out scale (FOMOS), satisfaction with life scale (SWLS), dan brief self control scale (BSCS). Analisis data meliputi analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji korelasi spearman dan uji regresi non linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat FOMO siswa berada dalam kategori tinggi, sedangkan life satisfaction dan self control dalam kategori rendah. Life satisfaction berhubungan negatif kuat secara signifikan dan memberikan pengaruh sebesar 43,2% terhadap FOMO, sedangkan 56,8% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Demikian pula, self control berhubungan negatif sangat kuat secara signifikan dan memberikan pengaruh sebesar 75,9% terhadap FOMO, sedangkan 24,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa semakin rendah life satisfaction dan self control siswa, maka semakin tinggi kecenderungan mengalami FOMO, begitupun sebaliknya.
Copyrights © 2026