Informasi hoaks bisa ditemui di berbagai media massa, baik media mainstream maupun media-media digital dan media sosial. Dampak dari informasi hoaks pun tidaklah sederhana, karena hoaks bisa mempengaruhi emosi seseorang, guncangan mental secara pribadi, menimbulkan konflik bahkan tak sedikit mengakibatkan terjadinya perilaku kejahatan seperti pencemaran nama baik, hilangnya kepercayaan pada diri maupun lingkungan, hujatan/ejekan/hinaan yang dilakukan kepada seseorang dan peristiwa lainnya. Untuk itu, mengingat pentingnya pemahaman akan informasi hoaks di era teknologi Artificial Intelegence (AI) ini dan mengingat remaja adalah generasi yang rentan terhadap informasi hoaks di media massa, maka kami melakukan kegiatan pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Pangandaran, dengan sasaran siswa-siswi kelas XII. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman informasi hoaks yang menggunakan teknologi AI pada siswa siswi MA dan meningkatkan keterampilan memilah informasi yang benar dan yang palsu. Manfaat dari kegiatan ini adalah terbentuknya pemahaman pada siswa MAN akan informasi Hoax berbasis AI dan mampu membedakannya dengan informasi Hoax non AI. Metode yang digunakan adalah berupa pendampingan/edukasi literasi media massa terkait informasi hoaks bagi siswa siswi MAN 1 Pangandaran sebagai mitra sasar, dimana pelatihan dilaksanakan selama 1 hari, dengan jumlah peserta sebanyak 35 siswa. Hasil kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pemahaman literasi media massa mitra sasar sebesar 28,25% yang terimplementasikan dalam keterampilan memilah dan membedakan informasi hoaks berbasis AI di media massa.
Copyrights © 2026