Penelitian ini mengkaji dampak pemanfaatan teknologi terhadap pembentukan akhlak siswa SMA dengan menempatkan kesadaran diri sebagai variabel tinjauan utama. Di tengah meningkatnya ketergantungan remaja pada perangkat digital yang memengaruhi dinamika moral dan karakter, kesadaran diri diidentifikasi sebagai penentu arah pengaruh teknologi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunaka angket. Data dianalisis melalui regresi linear berganda untuk menilai kontribusi penggunaan teknologi dan kesadaran diri terhadap pembentukan akhlak. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan teknologi memiliki implikasi signifikan terhadap pembentukan akhlak, namun pengaruh tersebut dipengaruhi oleh tingkat kesadaran diri peserta didik. Semakin tinggi kesadaran diri, semakin positif arah pembentukan akhlak meskipun intensitas penggunaan teknologi tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan karakter antara literasi digital dan penguatan karakter di sekolah.
Copyrights © 2026