Ketidakseimbangan antara pencapaian akademik dan penguatan karakter religius peserta didik masih menjadi persoalan dalam pendidikan Islam, terutama dalam penerapan adab sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai sarana internalisasi nilai adab makan di MTs Zumrotul Wildan Tahunan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, dengan triangulasi untuk menjamin validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBG tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga sebagai media efektif dalam menanamkan nilai religiusitas, disiplin, tanggung jawab, kesantunan, dan keadilan melalui pembiasaan, keteladanan, serta pengawasan terstruktur. Proses internalisasi berlangsung secara bertahap dari ranah kognitif, afektif, hingga psikomotorik, yang berdampak pada terbentuknya perilaku beradab secara konsisten. Meskipun terdapat kendala teknis, dukungan institusi dan peran aktif guru menjadi faktor utama keberhasilan program. Dengan demikian, MBG berkontribusi signifikan dalam mengintegrasikan pendidikan kesehatan dan pembentukan karakter religius peserta didik secara berkelanjutan.. Kata Kunci: Internalisasi Nilai, Adab Makan, Makan Bergizi Gratis, Pendidikan Karakter, Pendidikan Islam
Copyrights © 2026