Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS REKRUTMEN BERBASIS KETERAMPILAN DAN DAMPAKNYA PADA NILAI SEKOLAH DI MASYARAKAT INDUSTRI Haryanto, Haryanto; Budi, Eka Setya
Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia Vol 14 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia
Publisher : LP2M Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32812/jibeka.v14i1.155

Abstract

Proses rekrutmen adalah langkah pertama bagi perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja atau karyawan berkualitas yang dibutuhkan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model rekrutmen perusahaan berbasis keterampilan di masyarakat industri Jepara Penelitian survei ini mengambil populasi anak putus sekolah yang sudah masuk di perusahaan. Sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling yaitu mengambil secara keseluruhan dari jumlah responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik pengumpulan data menggunakan cara dokumentasi berupa catatan-catatan monografi perusahaan, yang meliputi data jumlah karyawan, pendidikan karyawan dan tahapan rekrutmen dan angket berupa berupa angket tertutup. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif model interaktif (interactive model) Miles dan Hubberman dengan tahapan analisis reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Tahapan penelitian meliputi tahap observasi, tahap analisis masalah dan analisis kebutuhan, dan tahap anasisis data penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa model rekrutmen dilakukan dengan dua cara yaitu secara internal dengan merekrut karyawan yang sudah ada untuk mengisi kekosongan jabatan dan rekrutmen secara eksternal dengan membuka lowongan pekerjaan di media cetak serta situs web lowongan kerja.
Implementasi Ice Breaking Activities Atraktif Pada Mata Pelajaran Fikih Septianingrum, Amelia; Budi, Eka Setya
TADBIR MUWAHHID Vol. 9 No. 1 (2025): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v9i1.17320

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses serta kendala implementasi ice breaking activities atraktif pada mata pelajaran fikih di kelas 4 MI I’anatush Sibyan. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif. Teknik akumulasi data menggunakan observasi langsung di kelas 4 MI I’anatush Shibyan, kemudian wawancara dengan 1 guru fikih dan wali kelas 4 MI I’anatush Shibyan, serta dokumentasi. Teknik akumulasi data yang dilaksanakan berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini proses implementasi ice breaking activities atraktif di kelas 4 MI I’anatush Shibyan pada mata pelajaran fikih melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan ice breaking dapat mempermudah peserta didik untuk memahami materi pembelajaran. Kendala dalam pelaksanaan ice breaking yaitu beberapa peserta didik tidak mengikuti dengan seksama dan peserta didik yang merasa bosan akibat ice breaking yang dilakukan berulang kali tanpa adanya kebaruan
Implementasi Think Pair Share : Tingkatkan Hasil Belajar PAI di SDN 1 Dudakawu Kembang Jepara Lufianti, Ani; Budi, Eka Setya
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.9108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) serta menganalisis perannya dalam meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa kelas IV di SDN 1 Dudakawu Jepara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar dan keaktifan siswa akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa setelah penerapan TPS. Pada tahap pra-siklus, ketuntasan belajar hanya mencapai 35%, meningkat menjadi 65% pada Siklus I, dan mencapai 90% pada Siklus II. Siswa menunjukkan peningkatan keaktifan, keberanian berpendapat, serta keterlibatan dalam pembelajaran. Dengan demikian, model Think Pair Share terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar PAI siswa sekolah dasar.
INTERNALISASI NILAI ADAB MAKAN MELALUI PROGAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DI MTS ZUMROTUL WILDAN TAHUNAN Talia, Anggi; Budi, Eka Setya
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid: jurnal pemikiran keislaman dan kemanusiaan.v10i1.6791

Abstract

Ketidakseimbangan antara pencapaian akademik dan penguatan karakter religius peserta didik masih menjadi persoalan dalam pendidikan Islam, terutama dalam penerapan adab sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai sarana internalisasi nilai adab makan di MTs Zumrotul Wildan Tahunan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, dengan triangulasi untuk menjamin validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBG tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga sebagai media efektif dalam menanamkan nilai religiusitas, disiplin, tanggung jawab, kesantunan, dan keadilan melalui pembiasaan, keteladanan, serta pengawasan terstruktur. Proses internalisasi berlangsung secara bertahap dari ranah kognitif, afektif, hingga psikomotorik, yang berdampak pada terbentuknya perilaku beradab secara konsisten. Meskipun terdapat kendala teknis, dukungan institusi dan peran aktif guru menjadi faktor utama keberhasilan program. Dengan demikian, MBG berkontribusi signifikan dalam mengintegrasikan pendidikan kesehatan dan pembentukan karakter religius peserta didik secara berkelanjutan.. Kata Kunci: Internalisasi Nilai, Adab Makan, Makan Bergizi Gratis, Pendidikan Karakter, Pendidikan Islam
Moral Education Values of the Character Alina Suhita in the Novel Hati Suhita by Khilma Anis and Their Relevance to the Psychology of Religion Rachmawati, Eni; Budi, Eka Setya
PAI RAFAH Vol 8 No 1 (2026): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pair.v8i1.3684

Abstract

This study analyzes the moral education values embodied in the character Alina Suhita in the novel Hati Suhita by Khilma Anis and examines their relevance to the psychology of religion. Using a qualitative library research approach, the primary data were obtained from the novel, supported by relevant scholarly sources on moral education and religious psychology. Data were collected through documentation and analyzed using content analysis to identify moral values reflected in the character’s attitudes, dialogues, and life experiences. The findings indicate that Alina Suhita represents key moral values such as patience, sincerity, perseverance, respect for parents and teachers, and reliance on God (tawakal). These values correspond to central concepts in the psychology of religion, including emotional regulation, internalization of religious teachings, and the formation of a mature religious personality. This study highlights the role of literary works as alternative media for strengthening character education within the framework of Islamic moral education.
INTEGRASI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER MODERAT PESERTA DIDIK DI MTS DARUL HUDA KARANGGONDANG Mansur, Ahmad Abu; Budi, Eka Setya
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.10812

Abstract

The transformation of education in the digital era not only brings significant advancements but also raises critical challenges, particularly the decline in students’ character, as reflected in exclusive attitudes and low levels of religious moderation. This condition indicates a gap between normative value-based learning and the social realities experienced by students in their daily lives, thus requiring innovative learning approaches that integrate religious values with cultural contexts in a more practical and contextual manner. This study aims to examine the integration of local wisdom into Aqidah Akhlak learning and to evaluate its effectiveness in fostering moderate character, while also addressing the limited availability of operational and contextual ethnopedagogical models. The research was conducted at MTs Darul Huda Karanggondang using a qualitative approach with a descriptive case study design, involving the school principal, teachers, and students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The findings reveal that the implementation of the “Trio Harmoni” model based on local wisdom significantly increased student engagement to 88% in the learning process; 90% of students reported improved understanding of the material, 85% were able to relate moral values to local cultural contexts, and 92% became familiar with the traditions used as learning media. Furthermore, there was a shift in students’ mindset from exclusivism to inclusivism, along with improved collaborative behavior in social interactions. In conclusion, the ethnopedagogical approach based on local wisdom is proven to be effective in integrating cognitive, affective, and behavioral aspects simultaneously, while contributing to the development of contextual and sustainable religious moderation character. ABSTRAK Transformasi pendidikan di era digital tidak hanya membawa kemajuan signifikan, tetapi juga memunculkan persoalan mendasar berupa penurunan kualitas karakter peserta didik, yang tercermin dalam sikap eksklusif serta lemahnya moderasi beragama. Kondisi ini mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara pembelajaran yang berorientasi pada nilai normatif dengan realitas sosial yang dihadapi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, diperlukan suatu inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan konteks budaya secara lebih aplikatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta menguji efektivitasnya dalam membentuk karakter moderat, sekaligus menjawab keterbatasan kajian sebelumnya terkait model etnopedagogi yang bersifat operasional. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Darul Huda Karanggondang dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala madrasah, guru, dan peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model “Trio Harmoni” berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan partisipasi siswa hingga mencapai 88% dalam kegiatan pembelajaran. Sebanyak 90% peserta didik mengungkapkan bahwa materi pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami, 85% mampu menghubungkan nilai-nilai akhlak dengan budaya lokal, dan 92% telah mengenal tradisi yang digunakan sebagai media pembelajaran. Selain itu, ditemukan adanya perubahan pola pikir dari sikap eksklusif menuju inklusif serta peningkatan kemampuan bekerja sama dalam interaksi sosial. Dengan demikian, pendekatan etnopedagogi berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan perilaku secara terpadu, serta berkontribusi dalam memperkuat karakter moderasi beragama yang kontekstual dan berkelanjutan.