Secara umum teori – teori masalah rembesan/seepage yang kita hadapi di lapangan dipecahkan dengan memakai cara-cara teoritis yang tepat tetapi untuk soal-soal dua dimensi dan keadaan tanah yang homogen/seragam kita dapat memperoleh pemecahan yang cukup tepat dengan memakai hand sketching/flownet atau juga garis freatik dan cara empiris seperti penggunaan metode line/creep line Penelitian ini menganalisa angka aman seepage/piping berapa besar debit rembesan yang terjadi pada tubuh bendungan urugan dan juga pada pondasi bendungan spillway karena debit rembesan yang terjadi diijinkan 1% dari total Q sungainya. Untuk nilai piping pada pondasi bendungan urugan saat Muka Air Normal(MAN) tanpa cut off nilainya 1,88 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) nilainya 2,58 < 4 belum aman terhadap bahaya piping namun saat Muka Air Normal(MAN) dengan cut off nilainya 2,97 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) dengan cut off nilainya 4,08 > 4 Aman terhadap bahaya piping. Untuk nilai piping pada pondasi spillway saat Muka Air Normal(MAN) tanpa cut off nilainya 1,79 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) dengan cut off nilainya 2,47 < 4 belum aman terhadap bahaya piping namun saat Muka Air Normal(MAN) dengan cut off nilainya 2,97 < 4 dan saat Muka Air Banjir(MAB) dengan cut off nilainya 4,06 > 4 Aman terhadap bahaya piping
Copyrights © 2025