Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur modal sosial masyarakat terdampak dalam mengurangi risiko bencana banjir di Kelurahan Meranti Pandak serta mengidentifikasi unsur yang paling dominan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif terhadap 71 responden yang dipilih melalui teknik proportional random sampling dari total 242 kepala keluarga terdampak banjir. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur tiga dimensi modal sosial, yaitu jaringan sosial, norma sosial, dan kepercayaan sosial dalam bentuk bonding, bridging, dan linking. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat modal sosial masyarakat berada pada kategori sedang hingga tinggi. Norma sosial menjadi unsur yang paling dominan dalam mendukung pengurangan risiko banjir, diikuti oleh kepercayaan sosial, sedangkan jaringan sosial berada pada posisi kurang dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa kekuatan nilai gotong royong dan solidaritas kolektif menjadi fondasi utama dalam respons masyarakat terhadap banjir. Pengurangan risiko bencana di wilayah ini sangat dipengaruhi oleh kualitas hubungan sosial yang terbangun dalam komunitas.
Copyrights © 2026