Hidrologi forensik merupakan pendekatan ilmiah yang digunakan untuk menyelidiki kejadian hidrologis ekstrem, seperti banjir, dengan memanfaatkan data historis, bukti lapangan, serta pemodelan numerik untuk menentukan penyebab dan dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi penerapan pendekatan hidrologi forensik dalam menganalisis banjir yang terjadi pada Januari 2024 di DAS Way Semangka, Lampung. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data curah hujan, debit sungai, serta penggunaan citra satelit dan observasi lapangan pasca-banjir. Hasil menunjukkan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan ekstrem (>200 mm/hari) selama dua hari berturut-turut yang diperparah oleh degradasi hutan di daerah tangkapan air. Pemodelan HEC-RAS menunjukkan bahwa luapan air melebihi kapasitas sungai hingga 40%. Pendekatan hidrologi forensik terbukti dapat memberikan informasi penting bagi perencanaan sistem mitigasi dan pengelolaan risiko banjir berbasis bukti.
Copyrights © 2025