Muhammad Hakiem Sedo Putra
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisa Indeks Kekeringan Way Tebo Jambi Menggunakan Metode Thonthwaite mather Muhammad Hakiem Sedo Putra; Fahmi Arkan; Yospi Arda Jaya
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 29 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v29i2.120

Abstract

Kekeringan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak signifikan terhadap ketersediaan air, produktivitas pertanian, dan kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah tropis seperti Way Tebo, Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kekeringan di wilayah tersebut menggunakan Metode Thonthwaite-Mather, yang menghubungkan curah hujan (P), evapotranspirasi potensial (EVP), defisit air (D), dan indeks kekeringan (Ia). Data yang digunakan meliputi data curah hujan bulanan dan suhu udara rata-rata selama satu tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah Way Tebo mengalami musim basah pada periode Januari hingga Mei serta November hingga Desember, di mana curah hujan mencukupi kebutuhan evapotranspirasi. Sebaliknya, pada periode Juni hingga Oktober, terjadi defisit air yang menyebabkan kekeringan dengan tingkat keparahan bervariasi. Kekeringan terparah tercatat pada bulan Agustus dan September, dengan defisit air (D) tertinggi sebesar 25 mm dan indeks kekeringan (Ia) mencapai -63%. Pola ini menunjukkan kebutuhan akan mitigasi kekeringan melalui konservasi air, pemanenan air hujan, dan optimalisasi irigasi. Metode Thonthwaite-Mather terbukti efektif dalam menggambarkan pola temporal ketersediaan air, sehingga dapat digunakan sebagai alat perencanaan dalam pengelolaan sumber daya air. Penelitian ini merekomendasikan langkah-langkah adaptasi untuk mengurangi dampak kekeringan serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap perubahan iklim.  
Analisis Indeks Kinerja Sistem Irigasi Way Kandis untuk Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Air Muhammad Hakiem Sedo Putra; Keysha salsabila
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 29 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v29i1.121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem irigasi Way Kandis dengan menggunakan pendekatan indeks kinerja, guna mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air dan mendukung keberlanjutan pertanian. Metode yang digunakan melibatkan penilaian terhadap enam faktor utama, yaitu prasarana fisik, produktivitas tanaman, sarana penunjang, organisasi personalia, dokumentasi, dan sistem partisipasi masyarakat (IP3A/GP3A/P3A), yang masing-masing diberikan bobot untuk menghitung kontribusinya terhadap kinerja sistem irigasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja sistem irigasi Way Kandis mencapai 55,41% dari bobot maksimum yang diharapkan, dengan kontribusi terbesar berasal dari prasarana fisik (25,17%). Meskipun produktivitas tanaman (9,68%) dan partisipasi masyarakat (7,29%) menunjukkan hasil yang cukup baik, sarana penunjang (1,39%) dan organisasi personalia (9,15%) masih memerlukan perhatian lebih. Penelitian ini merekomendasikan pemeliharaan infrastruktur irigasi yang lebih baik, peningkatan kapasitas SDM, penguatan sarana penunjang, serta peningkatan dokumentasi dan partisipasi masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien dan berkelanjutan di wilayah Way Kandis.
Analisa Indeks Kekeringan Menggunakan Metode Thornthwaite Mather Di Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Muhammad Hakiem Sedo Putra; M. Ridho Ulya
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 29 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v29i3.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks kekeringan di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, menggunakan metode Thornthwaite-Mather pada tahun 2023. Metode ini mengintegrasikan data curah hujan, evapotranspirasi aktual (ETa), kapasitas lapang tanah, serta surplus dan defisit air untuk menghitung indeks kekeringan bulanan. Data yang digunakan meliputi rata-rata curah hujan bulanan, rata-rata suhu udara, dan karakteristik tanah daerah penelitian. Hasil analisis menunjukkan adanya variasi signifikan antara periode basah dan kering. Periode basah terjadi pada bulan Januari hingga April, serta November hingga Desember, dengan surplus air yang mencukupi kebutuhan evapotranspirasi tanaman. Sebaliknya, periode kering berlangsung pada bulan Mei hingga Oktober, dengan puncak kekeringan terjadi pada bulan Agustus, ditandai dengan nilai indeks kekeringan negatif yang signifikan. Kondisi ini mengindikasikan tekanan kekurangan air pada wilayah pertanian, yang dapat memengaruhi produktivitas tanaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kabupaten Banyuasin mengalami pola kekeringan musiman yang memerlukan strategi mitigasi, seperti pengelolaan irigasi yang efisien, pemanenan air hujan, dan diversifikasi pola tanam. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan sumber daya air dan perencanaan tata guna lahan untuk meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan di wilayah tersebut.
Pendekatan Hidrologi Forensik untuk Analisis Penyebab dan Dampak Banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Semangka, Lampung Muhammad Hakiem Sedo Putra; Mashuri Mashuri; M. Ridho Ulya
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 29 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v29i3.131

Abstract

Hidrologi forensik merupakan pendekatan ilmiah yang digunakan untuk menyelidiki kejadian hidrologis ekstrem, seperti banjir, dengan memanfaatkan data historis, bukti lapangan, serta pemodelan numerik untuk menentukan penyebab dan dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi penerapan pendekatan hidrologi forensik dalam menganalisis banjir yang terjadi pada Januari 2024 di DAS Way Semangka, Lampung. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data curah hujan, debit sungai, serta penggunaan citra satelit dan observasi lapangan pasca-banjir. Hasil menunjukkan bahwa banjir dipicu oleh curah hujan ekstrem (>200 mm/hari) selama dua hari berturut-turut yang diperparah oleh degradasi hutan di daerah tangkapan air. Pemodelan HEC-RAS menunjukkan bahwa luapan air melebihi kapasitas sungai hingga 40%. Pendekatan hidrologi forensik terbukti dapat memberikan informasi penting bagi perencanaan sistem mitigasi dan pengelolaan risiko banjir berbasis bukti.