Banjir perkotaan menjadi masalah utama di Palembang, Sumatera Selatan, akibat kombinasi curah hujan tinggi, urbanisasi, dan sistem drainase yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi sistem drainase kota dan merumuskan strategi mitigasi banjir berbasis data lapangan. Metode penelitian mencakup survei lapangan, pengukuran debit aliran, dan simulasi hidrologi menggunakan model SWMM. Hasil penelitian menunjukkan beberapa titik drainase mengalami kapasitas lebih rendah dari debit puncak hujan, dengan potensi genangan hingga 25–30 cm selama hujan ekstrem. Berdasarkan analisis, direkomendasikan perbaikan kapasitas saluran, pembangunan tangki retensi, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap manajemen air hujan. Penelitian ini memberikan dasar bagi perencanaan drainase yang lebih adaptif dan meningkatkan ketahanan kota terhadap banjir.
Copyrights © 2025