Dalam pendidikan biologi Indonesia, khususnya siswa kelas XI MIPA, tantangan utama adalah rendahnya pemahaman konsep terhadap materi abstrak seperti ekosistem dan genetika, ditambah self-confidence yang lemah yang menghambat partisipasi aktif dan berpikir tingkat tinggi sebagaimana tercermin dari skor PISA 2022 dan survei nasional. Penelitian kuantitatif quasi-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest ini menguji pengaruh model Concept Attainment terhadap pemahaman konsep dan self-confidence. Dilaksanakan di SMAN 12 Bone, Sulawesi Selatan, Oktober 2023, melibatkan sampel purposive 33 siswa dari populasi 105 siswa kelas XI MIPA. Instrumen terdiri dari tes esai (10 soal, Cronbach's α >0,70) untuk pemahaman konsep dan angket Likert 20 item untuk self-confidence, dianalisis menggunakan SPSS 25 dengan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk (pretest p=0,61; posttest p=0,78), homogenitas Levene (p=0,09), dan paired t-test (p=0,000). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman konsep (pretest rata-rata=53,33 "cukup"; posttest=85,67 "sangat baik") dan self-confidence tinggi (rata-rata=81,43 "sangat kuat"), dengan 78,8% dan 60,6% siswa pada kategori tertinggi. Disimpulkan model ini efektif meningkatkan kedua variabel, direkomendasikan integrasinya dalam Kurikulum Merdeka untuk pengajaran biologi.
Copyrights © 2026