Kurangnya efikasi diri akademik masih menjadi permasalahan di kalangan siswa smp negeri 17 malang, yang ditandai dengan perasaan tidak mampu menyelesaikan tugas, kecenderungan menunda pekerjaan, mudah menyerah, kurang percaya diri menghadapi ujian, serta munculnya kecemasan belajar. Kondisi tersebut berdampak negatif terhadap proses dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi kelompok dalam mengembangkan efikasi diri akademik siswa smp negeri 17 malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 11 siswa SMP Negeri 17 Malang yang dipilih secara acak berdasarkan hasil pengukuran skala efikasi diri akademik dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi, serta bersedia mengikuti kegiatan bimbingan kelompok. Instrumen penelitian berupa skala efikasi diri akademik. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (p < 0,05), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan efikasi diri akademik siswa.
Copyrights © 2026