Pernikahan dini permasalahan sosial yang masih banyak terjadi di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dengan tingkat pendidikan dan ekonomi yang rendah. Praktik ini berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, psikologis, dan masa depan anak, khususnya perempuan. Anak yang menikah dini rentan mengalami komplikasi kehamilan, putus sekolah, kekerasan dalam rumah tangga, serta keterbatasan akses terhadap pekerjaan yang layak. Faktor penyebab utama antara lain adalah kemiskinan, budaya, kurangnya edukasi kesehatan reproduksi, dan lemahnya pengawasan orang tua. Upaya pencegahan perlu dilakukan secara menyeluruh melalui edukasi seksual, peningkatan akses pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta keterlibatan tokoh agama dan masyarakat. Dengan sinergi berbagai pihak, diharapkan pernikahan dini dapat dicegah dan generasi muda memiliki kesempatan untuk berkembang secara maksimal.
Copyrights © 2026