Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis asrama memiliki kerentanan tinggi terhadap penyebaran penyakit berbasis lingkungan akibat kepadatan hunian dan minimnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). ProgramĀ ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik PHBS santri Pondok Pesantren Sunan Drajat melalui kegiatan pendampingan terstruktur berbasis participatory action research. Program dilaksanakan selama tiga bulan melibatkan 120 santri dengan metode pendidikan kesehatan, demonstrasi praktis, pembentukan kader santri sehat, serta monitoring-evaluasi berkelanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan PHBS dari 58,4 menjadi 81,7 (peningkatan 39,9%, p<0,001), perbaikan skor sikap dari 62,3 menjadi 84,5, serta peningkatan bermakna pada enam indikator praktik PHBS. Terbentuknya 10 kader santri sehat sebagai agen perubahan menjadi capaian strategis keberlanjutan program. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi pada lembaga pendidikan Islam serupa di seluruh Indonesia.
Copyrights © 2026