Resiliensi dan motivasi akademik sangat penting dalam menunjang keberhasilan siswa. Motivasi yang tinggi mendorong siswa untuk mempersiapkan diri dan mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Sebaliknya, rendahnya resiliensi akademik dapat berkaitan dengan kurangnya motivasi akademik, yang ditandai dengan ketidaksemangatan dan cepat lelah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan motivasi akademik siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dari berbagai artikel-artikel jurnal dan sumber ilmiah lain yang relevan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa dalam konteks pendidikan, setiap siswa perlu memiliki resiliensi pada diri mereka, karena resiliensi yang tinggi dapat membantu siswa untuk tetap termotivasi dalam belajar, meskipun sedang dihadapkan kegagalan, tekanan akademik, maupun hambatan lainnya. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa resiliensi merupakan pondasi penting dalam membangun motivasi belajar atau akademik. Semakin tinggi tingkat resiliensi siswa, maka semakin besar pula motivasi belajarnya, karena siswa yang tangguh baik secara mental maupun emosional cenderung lebih gigih dalam mengejar tujuan akademik mereka, pantang menyerah meskipun mengalami kegagalan, dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk terus mencoba. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pendidik dan lembaga pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan pencapaian prestasi akademik, seperti membangun dan mengembangkan resiliensi di kalangan siswa.
Copyrights © 2026