Rendahnya kemampuan bernalar kritis siswa kelas V sekolah dasar, terutama dalam pembelajaran IPAS pada materi abstrak seperti organ pencernaan manusia, menjadi permasalahan utama yang perlu segera diatasi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran konkret, interaktif, dan menarik yang mampu memfasilitasi siswa untuk berpikir secara mendalam serta antusias dalam mengikuti proses belajar mengajar. Penelitian ini mengkaji dampak pengembangan media Pop-Up Book Modular Interaktif terhadap kemampuan bernalar kritis siswa kelas V dalam mata pelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar. Penelitian dilaksanakan dengan model pengembangan ADDIE, yang melibatkan 28 siswa kelas V SDN 2 Karanggeneng sebagai subjek uji coba produk. Pada tahap awal (pretest), kemampuan bernalar kritis siswa menunjukkan hasil yang rendah dengan nilai rata-rata 56,42. Namun, setelah penerapan media Pop-Up Book Modular Interaktif pada tahap uji coba, terjadi peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 80,23. Efektivitas media ini dibuktikan melalui hasil uji Paired Sample T-Test yang memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05), serta hasil uji N-Gain sebesar 0,54 yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media Pop-Up Book Modular Interaktif efektif dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis serta pemahaman konsep pada materi organ pencernaan yang kompleks. Secara praktis, media ini dapat digunakan guru untuk menyajikan materi IPAS abstrak menjadi lebih konkret dan menarik. Selain itu, pengembangannya mendorong terciptanya pembelajaran interaktif yang berpusat pada siswa di sekolah dasar.
Copyrights © 2026